Sabtu, 31 Agustus 2013

The Triangle Love Part 3

Judul : the triangle love part 3
Author : Karin ariyandini
Pemain:cho hye jae,park chanyeol,byun baekhyun,cho hyeon mi (eomma),park jae ri(chanyeol eomma)

Byun baekhyun :
Saat dirumah aku masih memikirkan namja tadi,siapa dia? Kenapa dia kenal dengan hye jae? Ahh sebaiknya aku tanyakan saja ke hye jae langsung.
“ya,hye jae kau kenal dengan namja tadi?” kataku menemuinya diruang tv.
“tentu saja,dia serigala gila yang menabrakku kemarin di depan toko roti lalu saat aku berusaha menolongnya dia malah mengacuhkanku.yasudah aku tinggalkan saja dia.” Ceritanya dengan sedikit emosi
“ahh,seperti itu. Untung saja.”
“wae?”
“aniyo,aku hanya bertanya saja.oh iya kau tidak pulang untuk mengambil baju ganti? Kan kau mau menginap dirumahku.”
“ahh iya aku lupa,hmm yasudah aku pulang dulu .kau tidak apa apa kan ditinggal sendiri?”
“Ya! Kau pikir aku anak umur lima tahun,tentu saja tidak apa apa tapi ingat kau kembali lagi ne,,ingat pesan suho hyung.”
“ne,tuan muda. Aku pergi dulu annyeong.” Katanya dengan senyum manis itu.
“ne,hati hati jae.”
“Ne..”
Ahh sekarang jae sudah pergi,hmm sebaiknya apa yang harus aku lakukan ya.
“ahh.ahh ponselku getar... Mwo? Jae sekarang ulang tahun.ah jjinja? Ya! kenapa aku bisa lupa..aishh ..sebaiknya aku buat pesta saja dirumah selagi suho hyung pergi. Ahh ini pasti jadi pesta kejutan yang sangat istimewa buat hye jae. Sebaiknya aku kirim pesan ke teman teman untuk meramaikan pesta ini hahaha
“oke,pesan undangan sudah tersebar saatnya belanja untuk nanti malam.ahh  Sebaiknya aku kirim pesan dulu ke eomma hye jae untuh mencegahnya sementara agar dia tidak datang lebih cepat ke rumah.”  Aku mengirim pesan ke eomma hye jae agar dia tidak datang ke rumahku lebih cepat supaya rencana ini tidak ketahuan olehnya.

Cho hye jae:
“eomma aku pulang,,” kataku sambil masuk kerumah dan melihat eomma didapur yang sedang membuat kimchi
“eomma sedang buat kimchi....wah kelihatannya enak.”
“ne,eomma sengaja buat kimchi untuk ku antar bawa ke rumah baekhyun nanti,tapi kau datang jadi kau saja sekalian bawa ne.?”
“ne eomma,eomma memang yang terbaik hehehe.eomma aku lapar tolong buatkan aku bibimbap ,kan bibimbap buatan eomma yang paling enak di korea.” Kataku manja meminta eomma untuk membuatkan bibimbap.
“Ne,,nanti eomma buatkan.sekarang kau sebaiknya kemas bajumu untuk menginap dirumah baekhyun.”
“ahhh eomma memang benar eomma paling terbaik di korea haha,yasudah aku ke kamar dulu ne eomma.” Kataku meninggalkan eomma didapur dan pergi kekamar untuk mengemas bajuku untuk menginap beberapa hari dirumah baek.
“hmm seragam,baju tidur,sikat gigi... ahh semuanya lengkap,saatnya turun untuk menikmati bibimbap buatan eomma,sluurpp.” Kataku
Saat aku turun tiba tiba aku lihat eomma sedang kedatangan tamu,sepertinya teman lama eomma karena mereka berbicara dan tertawa seperti akrab sekali. Sebaiknya aku memastikan siapa teman eomma itu. Aku mendengarkan pembicaraan mereka diam diam ahh kebiasaan kau jae.
 “ahh kau ini sejak dulu memang tidak pernah berubah hahaha,Ya,mana anakmu katanya kau bersama anakmu.”kata eomma menanyakan ke ajhuma itu.
“ahh ne.. sebentar aku panggil dulu soalnya dia menunggu didalam mobil.”
“ah..yasudah panggil saja dulu aku akan menyiapkan minuman,”
“ahh tidak usah merepotkan,”
“ahh aniyo hahaha... sudah kau panggil saja anakmu.”
Ketika eomma akan kedapur aku kaget karena seriusnya aku mendengarkan pembicaraan eomma aku tidak sadar kalau eomma ada di belakangku.
“Ya! jae kau sedang apa?”
“Ahh eomma menggetkanku saja,a..aku hanya sedang itu...ahh eomma katanya mau buatkan aku bibimbap.” Kataku mengalihkan pembicaraan
“ahh eomma lupa jae,mianhe jae tapi eomma sekarang sedang ada tamu . kau bisakan masak sendiri.”
“ahhh eomma kalau buatanku pasti tidak seenak eomma.”rengekku
“Ya!jae eomma sedang ada tamu,dia teman lama eomma dan sekarang dia baru pindah dari busan untuk tinggal di seoul.mengertilah jae.” Kata eomma
“ne eomma.”kataku dengan wajah sedih.
Saat aku sedang berbicara dengan eomma tiba tiba teman eomma memanggilnya
“hyeon,ini anakku,kau dimana?”kata teman eomma dari ruang tamu.
“ ya sebentar,jae ikut eomma.akan eomma perkenalkan kau dengan teman eomma.kajja..”
“ahh eommaa..”  eomma menarik tanganku untuk ikut dengannya menemui teman eomma,dan saat aku melihat teman eomma aku langsung memberi salam
“annyeonghaseyo, cho hye jae imnida.”
“ah annyeong,wah hyeon anakmu cantik sekali haha sama seperti ibunya.” Kata teman eomma memujiku.aku sempat malu saat dia bilang kalau aku cantik.hehehe
“ya,mana anakmu?” tanya eomma
“ah ne,sebentar aku panggil lagi tadi dia bersama ku tapi dia keluar lagi,.....yeeeoooll cepat masuk.”
Saat teman eomma memanggil anaknya ternyata anaknya itu adalah namja yang tadi pagi aigoo dunia sempit sekali kenapa aku arus bertemu dengannya lagi.aissh
“annyeonghaseyo,jeoneun park chanyeol imn.....KAU?!”katanya kaget dan sontak menunjukku
“ K...K...Kau...” kataku sambil menunjuk ke arahnya.aku kaget sekali saat melihatnya masuk kerumahku. Saat wajahnya melihatku pun seperti wajah yang sedang melihat hantu.
“Ya! kau..kau sedang apa kau disini?” katanya menunjukku balik.
“seharusnya aku yang bertanya kenapa kau bisa ada disini.ajhuma, apa benar anak ini adalah anakmu?” tanyaku ke teman eomma
“Ya!jae jaga omonganmu. Mianhe anakku memang seperti itu kalau berbicara. Jae cepat minta maaf.” Kata eomma menyuruhku untuk meminta maaf kepada temannya.
“ahh sudahlah tidak apa apa. Ya,sepertinya kalian sudah kenal.”kata teman eomma
“ tentu saja,..” kata ku dan namja itu berbarengan,.
“wah bisa sampai serempak begitu.” Kata eomma
“eomma,sebaiknya aku ke rumah baek saja.”
“ya! jae tidak sopan meninggalkan tamu,apalagi dia teman eomma.”
“tapi eomma...”
“ahh sudah sudah.... mari silahkan duduk,” kata eomma
Aku rasa eomma sengaja agar aku tidak kerumah baek untuk menemani temannya dan anaknya.ahh eomma kenapa jadi seperti ini.
“ jae,apa kau masih sekolah?” tanya teman eomma
“n...ne aku masih sekolah.aku sekolah di SMA Parang.”
“ohh begitu,,,,ahh yeol bagaimana kalau sebaiknya kau sekolah di sana saja?”
“MWO???!!” kataku teriak berbarengan dengan namja itu
“ibu aku tidak mau satu sekolah dengannya.”kata namja itu yang ternyata namanya adalah park chanyeol
“Ya!kau ini..” kata ajhuma itu sambil memukul kepala anaknya.
”ahh hyeon maafkan anakku.” Kata ajhuma itu sambil menatap sinis ke anaknya.
“aish eomma..” kata namja itu sambil meringis kesakitan
“ah sudah sudah tidak apa apa.Ya,yeol apa kau haus sebentar ya aku ambilkan minum dulu.tunggu ne.” Kata eomma
“ahhh tidak usah repot repot.”kata ajhuma
“ahh tidak apa apa.”lalu eomma langsung pergi kedapur untuk mengambil minum.karena gara garaku tadi eomma lupa untuk mengambil minuman.
“ah yeol,tunggu disini ibu mau mengambil sesuatu di mobil.”
Tiba tiba ajhuma itu pergi keluar katanya untuk mengambil sesuatu dan sekarang tinggal aku dan dia diruangan ini.haish..apa mereka merencanakan ini.
“uh,ahh,,eh,,uh”
“Kau kenapa?”kataku saat melihat dia yang seperti sedang menahan sakit.
“a,,aku butuh toilet.”
“ckckck,ya! toilet ada disana,di sebelah pintu yang berwarna cokelat.”
“ahh,ahh gomawoo.” Katanya sambil berlari ke arah yang aku beritahukan tadi.
“Ya! jae dia kenapa? Kau mengerjainya ?” kata eomma sambil membawa minuman.
“a,,aniyo aku tidak melakukan apapun. Dia bilang ingin ke toilet itu saja.” Kataku untuk meyakinkan eomma.
“ahh eomma aku pergi dulu ya kerumah baek,a,,annyeong.” Kataku sambil lari keluar agar eomma tidak bisa mencegahku.
“Ya!Ya!Ya! jae kau....haishh anak itu.”
“uh dia mau kemana?”
“aku tidak tahu,ahh apa ini ?”
“ahh ini hanya sedikit hadiah.”
“ahh tidak usah seperti itu oh,mari masuk .”
Haahh akhirnya bisa juga aku keluar dari kegilaan dirumah.hmmm sebelum kerumah baekhyun sebaiknya kemana ya.ahh tapi aku sudah berjanji untuk pulang kerumahnya,yasudah kerumahnya sajalah.
“baek aku pulang,baek,,,baekki Ya! kau dimana jangan mengagetkanku baek.” Teriakku memanggil baek tapi tidak ada jawaban apapun.
“hmm harum sekali apa dia sedang memasak didapur.” Aku terus mengendus harum dari makanan dan itu membawaku ke dapur disana aku melihat baek sedang memasak. Wah tidak biasanya dia memasak banyak seperti itu ada apa ini. Ahh sebaiknya aku kagetkan saja dia
“YAA!! BACOOONNN!!”
“YAA! Kau mengagetkanku saja jae.”
“Hmm kau mau mengadakan pesta baek? Tapi kau kan sedang sakit.sini aku bantu.” Kataku sambil mengambil sodet yg sedang dipegang baek dan aku menggantikannya memasak bulgogi.
“ahh kau ini,apa kau lupa sekarang hari apa?”
“oh memangnya hari apa.bukannya senin?”
“aish pabo,kau benar benar tidak tahu sekarang hari apa.” Kata baek membentakku.aku pun bingung  kenapa dia membentakku.
“Ya! aku benar benar tidak tahu baek,kenapa kau membentakku seperti itu.”
“Hari ini adalah hari ulang tahunmu jae.”
“mwo?jjinja?,ahhh iya aku baru ingat.jadi kau memasak semua ini untukku? Gomawo baek.” Kataku sontak memeluk baekhyun karena senangnya.
"hmm..j..jj..jae”
“mmmhh?”
“Saengil chuka hamnida cho hye jae...”katanya berbicara di samping telingaku
“Ne,gomawo baek jeongmal gomawo .” kataku membalasnya. Entah kenapa saat seperti ini aku nyaman sekali dengannya seperti dia adalah orang yang sangat aku cintai. Jantungku berdegup cukup kencang dan aku pun merasakan detakan jantung baek yang berdegup sama denganku. Ada apa ini?
“mmm..jae,..” kata baek sambil melepaskan pelukannya
“ne?”
“apa kau mau...mau...mau menjadi yeoja chinguku?” katanya sambil menatapku
“Mwo??”
ToBeContinue

Minggu, 25 Agustus 2013

the triangle love part 2


Author : Karin ariyandini
Pemain: cho hye jae, park chanyeol,byun baekhyun

Cho hye jae :
“mmhh...ahhh...sudah pagi ya...haaahh pagi?? Hari apa sekarang? Haahh senin!! Ahh mati aku.” Pagi pagi gini aku sudah panik,ya bagaimana tidak panik sekarang senin.bodohnya aku kenapa aku tidak ingat kalau kemarin minggu dan kenapa juga aku menginap di rumah baekhyun.Yaaa!! pabo....
“ahhh bagaimana ini,..hahh kenapa bacon posisi tidurnya seperti itu?apa yg dilakukannya semalam?ahh hye jae kau berfikir aneh lagi,ahh sudah lupakan,bacon...Ya!!bacon banguuun...apa kau tidak sekolah?”kataku sambil menggoyang goyangkan badan baekhyun agar dia bangun dan sekolah.tapi diam dan tenang saja dengan tidurnya.
“Ya!!bacon cepat bangun apa kau......”
Tiba tiba baekhyun  menarik tanganku dengan cepat dan aku pun jatuh tepat diatas baekhyun,saat itu aku hanya diam dan baek berkata.
“kau,berisik sekali pagi pagi seperti ini.apa kau lupa kalau aku habis dipukuli semalam.apa kau tidak lihat luka lukaku ini.”katanya berbicara tepat disamping telingaku.
“Ya!bacon lepaskan aku,tubuhku sesak.Ya bacooon paboooo....” kataku sambil berusaha bangun tapi baek masih memelukku dengan erat.
“jae,aku ingin mengatakan sesuatu untukmu.”
“m..m..mwoya?”
“apa kau...” belum selesai baek mengucapkan apa yg ingin dia katakan tiba tiba ada suara yang membuka pintu dan itu ternyata suho.
“baek,ayo bangu....baekhyun,hye jae apa yang sedang kalian lakukan?”kata suho hyung dengan wajah kagetnya
Sontak baek dan aku kaget lalu baek pun melepaskanku setelah itu kami berdua bangun bersama.aku sangat gugup dan bingung sekali mungkin baek pun sama sepertiku.
“ah suho hyung i..ini bukan seperti yang hyung pikirkan kami tidak berbuat apa apa.ya kan baek?” kataku untuk meyakinkan suho hyung.
“ahh,mungkin.”katanya dengan santai
“mwo?mungkin apa maksudnya mungkin?”aku tambah bingung saat baek berkata seperti itu.apa mungkin semalam,ahh tidak mungkin.bajuku masih utuh dibadan.ahh baek kau..
“ahh sudah kalian tidak usah bertengkar seperti itu.lupakan kejadian sekarang,jae aku sudah buat surat izin kalau kau dan baek tidak sekolah hari ini.jadi kalian dirumah saja sekarang.ahh ya jae tolong jaga baek,aku mau ke busan selama 3hari,jadi selama aku di busan tolong jaga baek ne,lalu aku juga sudah telfon eomma mu jadi jangan khawatir dan aku peringatkan kau baek jangan berbuat aneh aneh dengan jae ne.”katanya berpesan ke baek
“ahh,Ne hyungie.”kata baek
Setelah kejadian tadi aku merasa sedikit canggung dengan baekhyun,tapi dia santai santai saja.sungguh apa yang dia lakukan semalam aku masih bingung.ahh dasar bacon.
“ahh kalau begitu,aku akan berangkat sekarang.kalian berdua hati hati dirumah ya,jae ingat pesanku tolong jaga dongsaeng manja ini ne.”
“ah Ne.”
“ahh yasudah aku berangkat.annyeong”
“annyeong.”kataku dengan baekhyun menjawab bersama.
Semenjak suho hyung pergi aku dan baekhyun belum berbicara sepatah kata pun.karena kejadian tadi mungkin membuat kami canggung.ahh tidak usah kau pikirkan jae lebih baik aku pergi mandi saja badanku sudah tidak enak. Akupun pergi ke kamar hyorin eonni dan mandi dikamar mandi yg ada dikamar hyorin eonni. Setelah selesai mandi dan memakai pakaian aku berniat untuk pergi ke supermarket untuk membeli sayuran tapi saat aku lihat kulkas ternyata sudah banyak sekali sayuran dan buah buahan. Wah ternyata suho hyung sudah membelinya duluan untuk keperluan kami selama 3 hari kedepan.saat aku menutup pintu tiba tiba baek berada di belakang pintu dan akupun kaget sekali
”YAA!kau bikin kaget saja.apa kau mau aku mati disini.”
“kau,tidak usah teriak seperti itu,berlebihan sekali minggir aku mau ambil minum.” Katanya sambil mendorongku.”
“ahh ahh tak usah mendorongku seperti itu.kau kasar sekali.hissh”
Aku pergi meninggalkannya dan aku menonton tv saja.
“ahh bosan sekali,acaranya tidak ada yang bagus.”
“Kriuk....kriuk,ahh kenapa perutku bunyi seperti itu,aisshh aku lapar,ahh pantas sudah jam 10 sebaiknya aku buat ramyun saja.”
Akupun beranjak dari sofa dan prgi ke dapur untuk membuat ramyun.aku melihat disana baek sedang memasak,wah makanan yang ia siapkan sepertinya enak aromanya juga membuat ku ingin cepat memakannya.
“baek,apa kau yang membuat ini? Wahh kau hebat sekali.”
“Ne,aku yang membuatnya.sudah kau makan saja duluan.aku akan buat minumannya.kau mau apa?”
“a,,aku mau orange jus saja.”
“ah baiklah.” Baekhyun mengambilkan ku orange jus yang aku minta tdi.sungguh aku dengan baek seperti suami istri yang sempurna.ahh jae kau berfikir aneh lagi.ahh sudah lebih baik aku makan saja.
“ini,makanlah dengan baik ne.” Katanya dengan tersenyum.
Saat melihatnya tersenyum entah mengapa jantungku berdetak dengan cepat.kenapa ini?
“ah baek bulgogi buatanmu enak juga.” Kataku sambil terus makan
“ya!jae sudah kubilang kau makan dengan baik dan perlahan.lihat mulutmu itu penuh sekali.ini minumlah.”
“ahh,gomawo..”kataku mengambil air yang di berikan baekhyun.
“hmm jae,habis ini kau mau tidak jalan jalan keluar?”
“kemana?”
“kemana saja yang kau inginkan.”
“ahh,mmm...a..aku mau ke.... ah toko roti ditempat aku bekerja saja. Aku ingin membeli roti disana.”
“ahh,yasudah.”katanya sambil memakan kimchi
Hah kenapa baek aneh seperti ini.kenapa dia ingin jalan denganku,ahh mungkin dia bosan berada dirumah sudahlah aku turuti saja.setelah kami selesai makan kami pun bersiap dan pergi ke toko roti.
“jae,hmm aku ingin melanjutkan kaa kataku yang tadi pagi,”kata baek memulai pembicaraan saat kami sedang berjalan menuju toko roti.
“Ah memang sepenting itukah?” jawabku
“sangat penting.”kata dia
“yasudah katakan saja.”
“tapi kau jangan marah atau mengeluarkan jurus karatemu kalau aku berbicara seperti itu.” Katanya
“ckck,Ne araseo,cepat katakan”
“Jae,apa kau mau jadi..” ketika baek ingin mengatakan sesuatu tiba tiba ada seorang namja yang memanggilku dengan suara yang sangat tinggi.  Saat aku memperjelas pandangan ternyata itu namja yang kemarin menabrak keranjang sampah.aish
“YA!CHO HYE JAE,apa kau masih ingat aku.”teriaknya ambil berjalan mendekatiku.
“hah,tentu saja.. Kau namja yang tidak sopan dan menabrak keranjang sampah kemarin lalu kau juga memanggilku wanita gila.Ya!darimana kau tau namaku?” kataku dengan tatapan evil.
“Ahhh ternyata ingatanmu bagus juga.bosmu yang memberitahu namamu. Ah Ya!siapa namja ini? Apa namjachingumu?” katanya sambil menunjuk ke arah baek.
“ahh,aniyo dia hanya...” baek berusaha menjawab tapi aku langsung memegang tangan baek dan berkata...
“Ne,dia namjachinguku.” Kataku dengan bangganya
“Wahahaha ,,hebat sekali kau bisa berpacaran dengan wanita gila seperti dia.hahaha dunia memang sudah gila.”katanya sambil tertawa
“Ya!beraninya kau bilang dia wanita gila,mau mati ya?”kata baek dengan emosinya.
“ahh baek sudah sudah hiraukan saja namja seperti dia,ayo cepat kita pergi.”kataku sambil menarik baekhyun agar tidak terjadi perkelahian diantara mereka.
“kalian,semoga hidup kalian bahagia ya hahaha..” katanya sambil berteriak. Sontak aku langsung berbalik badan dan melihat dia jalan berlawanan arah dengan kami. Saat itu emosiku kembali muncul,aku melihat sampah kaleng dan aku tendang saja kearahnya kemudian...
“YA!KAU!! RASAKAN INI,HYAAA......”
“haaaaahh.... YA! Kau......”
“TAAAAKKKK,,,DUKKKK...ARRGGHHHh...” kaleng itu tepat mengenai kepala namja kurang ajar itu. Rasanya senang sekali melihat namja itu kesakitan.hahaha makanya jangan berani berani melawan cho hye jae,itu akibatnya.
“YA! KAU WANITA GILA AWAS SAJA AKAN KUBALAS NANTI ,,AHHHH KEPALAKU.” bentaknya
“cih,awas saja kalau berani..,ayo baek kita jalan,hiraukan saja serigala gila itu.” Kataku mengajak baek untuk mempercepat langkah agar tidak mendengar kemarahan dari serigala gila itu.
“ah,Ne,,” kata baek
“YA!KAU DASAR WANITA GILAAAAA.HAISH..”
Saat di toko roti
“baek kau mau roti apa?”tanyaku
“mmm,roti yang sama dengan dengan yang ingin kau beli saja.”
“oh,yasudah kau tunggu disini ne.aku mau menemui bos dulu.”
“Ne.” Kata baek dan ia langsung duduk di kursi yang dekat dengan jendela toko.
“annyeonghaseyo,bos aku datang.” Kataku menemui bos yang sedang membuat roti di dapur.
“oh jae,Ya!kau tidak sekolah?apa kau bolos jae?” kata bos dengan wajah galaknya.
“ahh,anniyo aku izin hari ini.aku sedang merawat temanku,kemarin dia dipukuli bos oleh orang yang tidak dikenal,untung saja aku kebetulan lewat jadi kuhajar saja mereka.” Kataku dengan sedikit cerita singkat sambil memperagakan saat aku menghajar mereka.
“ahh kau ini,apa kau tidak apa apa?”kata bos sambil melihat lihat badanku
“anni,aku tidak apa apa kan bos tau aku pemegang sabuk hitam karate.” Kataku dengan bangganya.
“aishh,sudah kau mau pesan roti apa?”
“seperti biasa bos roti isi sosis dengan sedikit taburan keju,nori dan wijen.aku pesan 3 ya bos dan dibungkus.”
“ah ne..ne..ne...nah ini aku tambahkan kau 1 roti gratis untuk temanmu.ingat untuk temanmu jae.”
“ne..bos kamsahamnida.”kataku sambil membawa bungkusan roti tadi dan menemui baekhyun yang sedang menunggu di toko.
“baek,ayo kita pulang....baek?baek? aish kenapa dia sempat sempatnya tidur disini,Ya!bacon bangun.” Selama itukah aku membeli roti hingga baekki tertidur. Kau ini memalukan saja apa dia tidak sadar kalu sedang dilihati oleh noona noona yang genit.
“aissh,bacon cepat bangun.”kataku dengan nada pelan, “bacon cepat bangun,,hiissh anak ini bikin malu saja,Ya!bacooooon..”
“hah hah ada apa ada apa?” katanya dengan wajah polos
Ketika aku teriak ke baekhyun,sontak semua pengunjung memperhatikanku dan sepertinya para noona itu sedang berbisik bisik ke temannya.haduh sekarang giliranku yang dipermalukan.
“mian.mian juseyo...haishh”
Di rumah
“ya!jae mianhe jeongmal mianhe tadi aku ngantuk sekali jadi aku tertidur seperti itu.” Rengeknya meminta maaf kepadaku karena kejadian ditoko tadi.
“sudahlah lupakan baek,aku mau makan.”kataku sambil mengambil roti dan memakannya dengan wajah yang sedikit kesal.
“Jae,apa kau  masih marah denganku karena kejadian tadi.”katanya sambil mendekatkan wajahnya tiba tiba ke arahku.ada apa dengan baek,kenapa dia lakukan seperti ini lagi? Jantungku tiba tiba berdegup dengan kencang.sama kencangnya seperti kejadian dikamar baek.
“a..a..aniyo! ya! Baek jauhkan wajahmu aku sedang makan.”kataku sambil mendorong baek agar tidak terlalu dekat dengan wajahku.
“arrgh.. jae apa kau lupa badanku sedang sakit sakit.aduhhh..”katanya dengan wajah yang sedikit kesal.
“oh ya aku lupa . mianheyo baek mianheyo.”kataku dengan cemasnya.
“yasudah berarti kau maukan memaafkanku?” tanyanya
“Ne..”kataku dengan terpaksa
“nah,itu jawaban yang ingin aku dengar darimu. 2 huruf penuh makna.”
“haissh ada ada saja,yasudah ini makanlah.”kataku sambil memberikannya roti.
“ahh,ne gomawo....ammm..mmm enaknya.aku baru kali ini mencoba roti seenak ini.ammm.mmmmm..”
“tentu,roti buatan toko gungzhu memang yang terbaik.makanlah dengan perlahan baek supaya kau tidak tersedak.” peringatku
“ahh ne.” Jawabnya sambil terus mengunyah roti yang di berikan bos tadi.
Park Chanyeol:
 “ahhh kepalaku,sakit sekali.dasar yeoja gila sial sekali aku hari ini haishh.”kataku sambil mengusap kepalaku. Tidak sengaja aku bertemu dengannya lagi di jalan dekat toko roti yang kemarin.haish tempat itu memang tempat yang sungguh sial bagiku. Aish kurasa jika eomma tau tentang memar dikepalaku ini dia pasti cemas.bagaimana ini?aku memutuskan untuk membeli topi agar memarku tidak terlihat oleh eomma.
“annyeong,aku pulang.”kataku sambil melepas sepatu
“ah yeol,kau pakai topi? Sepertinya tadi kau keluar tidak memakai topi.” kata Hyuna noona.
“ah,ne aku membelinya saat pulang dari tempat latihan.saat aku melihat topi ini aku sangat menyukainya kak,jadi aku beli saja.sudah kak aku keatas dulu.annyeong..” Kataku untuk meyakinkan noona dan segera pergi ke kamar.
“aiissh dasar kau yeol.ah ramyunku sepertinya over cook ahh.”
Dikamar.
“hah sebaiknya aku  melupakan yeoja itu daripada kepalaku semakin tambah sakit.haishh” kataku
“ahhhh,ponsel,mana ponsel .ahh ini dia,hmm musik, lagu EXO-XOXO klik....ahh “ kubaringkan tubuhku diatas ranjang sambil mendengarkan lagu yang sangat aku sukai,hmm terasa tenang dan tentram.
“Oke yeol lupakan semua beban dikepalamu lupakan lupakan...” Saat aku mencoba untuk melupakan semuanya hanya satu yang tidak bisa aku hilangkan dari ingatanku yaitu wajah yeoja yang bekerja di toko roti tadi. Walaupun dia menyebalkan tapi dia cantik,senyumnya juga manis.tapi, Kenapa saat memikirkannya jantungku berdetak lebih cepat.ada apa dengan aku ini? Apa jangan jangan aku..aku menyukainya?mana mungkin!! ahh yeol -_-

ToBeContinue...

The Triangle Love Part 1


Author : Karin ariyandini
 Pemain: Cho Hye Jae, Park Chanyeol, Byun Baekhyun, Suho


Cho Hye Jae:
“lalalala,lalalala,lalala....”aku bernyanyi sambil merapikan meja dan kursi agar terlihat rapi nanti.  suaraku terdengar jelas disini karena masih pagi dan suasananya yang sepi,sunyi dan hanya ada aku kursi dan meja serta bos yang sedang membuat roti. Harumnya roti dipagi hari adalah aroma yang membuatku betah bekerja disini di toko roti Gungzhu. Aku bekerja di toko roti ini setiap hari sabtu dan minggu. Yaa,benar aku kerja paruh waktu disini. Karena aku tidak mau membebani orang tuaku dan aku ingin belajar menjadi anak yang mandiri.
“booooss, kau sedang buat roti apa sekarang?...,hmmm harum sekali” kataku dari ruang pengunjung sambil merapikan meja dan kursi
“Seperti biasa jae,roti isi sosis dengan sedikit taburan keju,nori dan wijen.apa kau mau mencobanya?” katanya
“ahh,tentu saja...” segera aku berlari kearah dapur untuk menemui bos yang sedang membuat roti andalannya. Lumayan sarapan gratis.hahaha
“ini,coba kau makan ini apa rasanya sama seperti yang kemarin?”
“ummm,mmmm... ada yang kurang bos?” kataku sambil menatap mata keatas.
“apa?apa yang kurang?keju?sosis atau apa?..” kata bos dengan wajah bingungnya.
“hmmmm kurang susu hangat atau teh bos hahaha..” kataku sambil tertawa melihat wajah bos yang kebingungan.
“Ya!! Kau ini,kalau ingin itu beli saja sana sendiri..” kata bos kesal
“hahaha,mian bos bercanda,haha ini enak kok sama seperti kemarin,” kataku sambil menunjukan jempol kearahnya.
“benarkah? Okee aku akan buat lagi untuk dijual nanti,jae kalau kau sudah selesai makan buang sampah itu ya”
“Nee.” Kataku sambil melahap habis roti hingga mulutku penuh
“Ya! Kau ini kenapa makan seperti itu kau kan yeoja Jae.pantas saja kau belum punya pacar sampai sekarang. Kau aneh.minum ini..” Kata bos sambil memberiku air
“hehehe,ghomawoo bosshh..”kataku sambil mengunyah dan minum dengan perlahan
“aiissh,kau ini ckckckck.”katanya sambi melanjutkan membuat roti
“gluk,gluk,gluk ahh...suurrpp ahh..” akhirnya habis juga semua roti di mulutku,oke saatnya buang sampah.
Ahhh Berat sekali sudah berapa hari sampah ini menumpuk  hingga seberat ini,dasar pelayan pelayan malas masa harus aku juga yang buang ini aiissh.ketika aku mendorong keranjang sampah tiba tiba ada seorang namja yang mengendarai sepedanya begitu cepat hingga ingin menabrak keranjang sampah ini,sontak aku berteriak...
“YA!YA!YAAAA AWASSSSS...” kemudian..
Brukkkkkk..... keranjang sampahku terjatuh dan namja itu juga terjatuh.. sampah berjatuhan dimana mana,aduh bagaimana ini....
“aaahh,ahhhh badanku ahhh ..” katanya sambil teriak kesakitan.
“kau tidak apa apa? Mana yang sakit? Yang ini,ini,ini atau...”kataku sambil memegang badannya
“YAA!! Lepaskan aku,kau ini apa kau tidak lihat aku sedang terburu buru. Apa kau tidak bisa menghentikan keranjangmu ini,ahhhh...” katanya membentakku sambil menahan sakit.
“YA! Kau sendiri kenapa mengendari sepeda begitu cepat,kalau kau menabrak orang lain bagaimana aiishh kau ini....” kataku membentak kembali dan meninggalkannya untuk membereskan sampah sampah yg jatuh  tadi
“Ya, k,k,kau to,,tolong aku , aku tidak bisa berdiri...”katanya merintih meminta bantuanku
“ciih untuk apa aku menolongmu,kau sendiri yang bilang untuk melepaskanmu hiiiih,uweeee..”kataku dengan menjulurkan lidah dan  sambil mengangkat sampah sampah untuk membuangnya.kemudian aku meninggalkannya dan masuk ke toko.
“YAA!! Kau dasar wanita gilaa..”teriaknya
“MWO?!.” Aku berbalik dan mendekatinya kemudian...
“aaarrghh Ya! Kenapa kau injak kakiku arggh..” katanya sambil menahan sakit
“YA!kau... sekali lagi kau bilang aku wanita gila akan ku patahkan kakimu.” Kataku dengan tatapan sinis dan meninggalkannya
“Ya! Bantu akuu Ya!!!...” teriaknya
Aku menghiraukannya dan pura pura tidak mendengarnya,lalu masuk ke toko kemudian aku pergi ke dapur untuk mengembalikan keranjang.
“hye jae,siapa namja itu sepertinya dia terluka?” tanya bos kepadaku
“biarkan saja bos,namja seperti itu abaikan saja di adalah namja yang tidak punya sopan santun.”kataku sambil mencuci tangan karena mengambil sampah sampah yang jatuh tadi,
“Ya!! Kau ini,pria tampan seperti itu kenapa kau biarkan kesakitan seperti itu,ahh kau ini.” Lalu bos pergi keluar untuk menemui namja itu.
“cih tampan,bos sepertinya matamu sudah rabun.”gumamku kesal sambil terus menggosokan kedua tanganku dengan sabun
“apa kau baik baik saja?”
“ahh tidak,kaki ku sakit sekali karena di injak wanita gila itu.”
“ayo bangun , aku akan membantumu,”kata bos
 kemudian bos membawanya masuk ke toko. Boss apa kau sudah gila (?)
bos meletakannya di kursi dan menyuruhku untuk mengambil air untuk membersihkan luka lukanya,
“hye jae, ambilkan aku air yang banyak untuk membersihkan luka namja ini.”
“bos,kenapa kau begitu baik padanya? Diakan...”
“YA!ppalli,.. ambilkan aku air jae apa kau tidak dengar..”katanya dengan nada tinggi
“Ne,arraseo..” kataku  “ini bos,..”
“nah simpan disitu.”
“ne,...Ya! apa kau masih sakit.kenapa kau tidak pergi saja kerumah sakit kenapa ke toko roti?”kataku
“Ya!hye jae aku yang membawanya kesini,untuk apa kau marah marah seperti itu.”
“Ne,bosmu ini yang membawaku kesini, ajusshi kenapa anda mempekerjakan wanita gila seperti dia?” katanya sambil menunjuk kearahku
“Ya!! Kau ini apa kau mau kupatahkan kaki mu ini.”kataku sambil mendekat ke arah kakinya.
“Ya,YA,Ya!! Jangann, nah benar dia sudah gila ajusshi.”kembali menunjuk kearahku
“Sudah,sudah kalian berdua diam berisik sekali,hye jae cepat kau kedapur dan panggang roti roti itu,ppalli!”bos menyuruhku untuk memanggang rotinya yang ia buat tadi
“Ne bos,..kau awas kau.”kataku sambil menunjuk ke arahnya dengan mata sinis ke arahnya.
Park Chanyeol:
Sial hari ini sunggguh sial,padahal sekarang hari minggu dan menjadi hari keberuntunganku setiap minggu, ahh gara gara wanita itu aku jadi gagal kepameran tahunan ahh dasar wanita gila.haah Kaki ku sakit sekali ditambah injakan dari wanita tadi...aishh
“ajusshi,apa aku boleh tau siapa nama wanita tadi?”tanyaku
“ahh namanya cho hye jae,dia pelayan di toko ini.dan dia bekerja paruh waktu di toko ini juga.” Katanya sambil membersihkan luka ku
“aa! Sakit,ajusshi apa dia tinggal disini?”
“tidak,dia tinggal tidak jauh dari sini,... Ya!kenapa kau terus bertanya tentang dia kenapa kau tidak tanya sendiri haish..”
“hah,mana bisa wanita gila seperti dia bisa ditanya.”kataku dengan nada cukup keras hingga terdengar kedapur
“aku dengar itu!” teriaknya dari dapur
“aaa! Sudah ajusshi,kamsahamnida sudah membantu.aku pergi dulu,.”
“ahh ne.ne aa jika luka mu ada yang lebih parah dari ini kau bisa menghubungiku,ini kartu namaku.” Katanya sambil memberikan kartu namanya.
“ahh,ne kamsahamnida ajusshi.”
“a,,aa Ne,Ne.”
“jangan kembali ya...”teriak wanita itu,aku tidak memperdulikannya
Aku keluar dari toko tersebut lalu membawa sepedaku tanpa aku naiki dan aku bergegas pulang saja karena badan ku masih terasa sakit.
Sesampainya di rumah aku melepas sepatuku lalu aku langsung cepat pergi ke kamar supaya tidak ketahuan eomma,dan saat aku ingin menaiki tangga aku melihat eomma dan eomma pun melihatku sontak dia kaget melihat luka yang ada di pipi dan kakiku ,dia pun dengan cepat mendekatiku.
“yeol,kau pipimu kenapa? kakimu juga kenapa? Apa kau baik baik saja?”
“tadi aku jatuh di depan toko roti gara gara aku...”aku terdiam dan aku tidak melanjutkannya dan aku tidak boleh bilang kalau aku jatuh karena menabrak keranjang sampah.
“gara gara apa?” kata eomma
“a..a.aa gara gara aku kurang hati hati jadi aku menabrak pohon eomma.”
“haah menabrak pohon? Ahh! Yasudah kau cepat ganti baju dan istirahatlah.eomma yakin kau pasti kesakitan,ayo ppali!” kata eomma menyuruhku untuk pergi ke kamar.
“Ne..” kataku sambil jalan menuju kamar
Ku lemparkan tasku dan aku pun melihat luka luka dari cermin,ahh tidak terlalu parah bisa di tutupi dengan plester. Kurebahkan badanku diatas kasur yang empuk dan memikirkan kejadian tadi. Sungguh menyebalkan yeoja itu,aku tidak menyukainya.wanita aneh dan tidak sopan. Huufft...sudahlah kenapa kau pikirkan dia yeol aishh...
Cho hye jae:
“bos aku pulang ne? Pekerjaanku sudah selesai.”
“Ne,hati hati di jalan jae.”
“Ne.. annyeong.”
malam ini cukup dingin,aku memakai jaket yang lumayan tebal.hmm sepertinya aku butuh kopi untuk menghangatkan tubuhku ini.ahh untung saja tidak jauh dari toko roti ada mesin kopi,segera aku mempercepat langkah agar aku tidak mati kedinginan malam ini.
“hmm capuccino sepertinya enak,oke capuccino...” Aku menekan tombol yang bertuliskan kopi yg aku inginkan.hmmm harumnya enak ,pas sekali di cuaca dingin seperti ini.
“suurrpp ahh...hangat.”aku menyeruput kopiku sedikit demi sedikit sambil berjalan menuju ke rumah,saat aku hampir sampai di depan gang rumah aku melihat namja yang sedang dipukuli,omo siapa dia? kenapa dia dipukuli? Segera aku mempercepat langkah untuk membantu namja itu.
“YA!kau kenapa kau pukuli dia?memang apa salahnya?” kataku dengan sedikit nada tinggi.
“kau,kenapa kau ikut campur urusan ku hah?apa kau mau mati?”katanya dengan nada membentak
“hah,kau tidak tau aku siapa? Heh aku ini pemegang sabuk hitam karate apa kau tidak tau itu?”kataku dengan santainya
“ya,kau..” lalu dia mulai menyerangku,sontak aku sedikit kaget karena aku sedang memegang kopi yg masih panas,aku siram saja ke wajahnya.kemudian..
“ahhhh,panas...kau benar benar mau mati.”katanya membentakku
Karena dia bersama temannya,temannya pun menyerangku dan berkelahi,hah mereka benar benar nyari mati denganku
“hyaaa......dukkkk,buuuukkk,dakkk ahhhh.,....aaaaa.....duuukkk bukkkk.”
Lalu...
“aaa,,aaa badanku sakit...aaa...” “aaaa...aahhh”
“YA!kalian sudah kubilang aku pemegang sabuk hitam karate masih saja melawan..aisshh sekarang pergi kalian..”
“aa..ayo pergi awas kau akan kubalas nanti.”kata namja yang ku siram dengan kopi.
“heh,balas saja kalau kau masih mau hidup di dunia”teriakku
Setelah itu aku membantu namja yang dipukuli itu yang ternyata baekhyun sahabatku
“Ya,kau tidak apa apa baek,aissh kenapa kau bisa dipukuli seperti itu.”kataku bertanyatanya dengan gelisah.”
“a,a,,aku tidak apa apa.ahhh..”katanya dengan wajah yg kesakitan
“aissh kau ini kenapa tidak kau lawan mereka kau kan namja baek.”kataku
“aku sudah melawan tapi kau lihat mereka bertiga dan aku sendiri,aduhh sakit..”
“ahh kau ini,yasudah aku akan mengantarmu ke rumah,ayo aku bantu kau berdiri.”kataku sambil memegang tangannya dan membantunya berdiri.
“ahh...kau kenapa baru pulang jam segini.”
“aku tadi bantu bos membersihkan toko dan pergi untuk membeli kopi.nah,baek siapa mereka? kenapa kau tadi bisa dipukuli,kau belum menjawab pertanyaanku tadi.”
“ahh,mereka itu....ahh kau tidak perlu tau siapa mereka,hanya aku saja yg mengetahui itu,tolong jangan kau asih tau eomma ne?”
“YA! Kau kan sahabatku kenapa kau tidak memberitahuku,aiissh.Ne aku tidak akan beritahu bibi tapi aku harus alasan apa ke kakamu?”
“tenang biar aku saja yang bilang ke hyung,lagian juga eomma dan appa sedang tidak ada dirumah.kau menginap saja dirumahku.Ne?jebaall...”
“mwo?ahhh yasudah ...tapi aku harus telfon eomma ku dulu,”
“yasudah,pakai telfon rumahku saja.”
“ahh,Ne,,”kataku
karena baek temanku sejak kecil makanya aku sering menginap dulu dirumahnya dan tidur bersama kakanya Hyorin.sekarang sudah jarang dan karena kami sudah dewasa juga dan hyorin eonni juga sudah menikah lalu Suho oppa juga sudah kuliah.
“aku pulang,” kata baek saat itu juga aku melihat suho oppa sedang menonton tv dan melihat ke arah baek,dengan wajah kaget dan bingung.
“baekki,kau kenapa?kenapa kau luka luka..” katanya panik
“ahh oppa dia..”aku ingin menjawab tapi baekhyun langsung menjawab pertanyaan hyungnya itu agar aku tidak memberitahu yg sebenarnya.
“ahh,tadi aku terjatuh dari tangga dekat rumah hye jae,untung saja ada hye jae saat itu jika tidak aku sudah bingung mau berbuat apa.”
“aissh kau ini,makanya hati hati seperti ini kan jadinya kalau kau tidak hati hati.aku akan beritahu eomma. Tentang in....”
“ahh hyung tidak usah beritahu eomma ne,nanti dia panik dan gelisah.biar kau dan aku saja yg tahu ini ne?”
“aish,araseo aku tidak akan beritahu eomma.yasudah jae tolong antar dia kekamar ne.aku mau membeli obat untuk baekki.jaga dia ne..”pintanya kepadaku
“ah Ne oppa..”
“malam ini kau menginap saja disini dan tidur dikamar hyorin noona saja.aku akan telfon orangtuamu.”
“ahh ne.ne..”kataku
Segera aku membawa baek kekamarnya agar dia bisa beristirahat. Sesampainya di kamar baekki aku meletakannya dikasur dan pergi ke bawah untuk mengambil air untuk membersihkan luka lukanya.
“ahh sudah 2kali aku membawa air untuk membersihkan luka orang hari ini.hufft”kataku
Aku menaiki tangga dengan hati hati agar air yg kubawa tidak tumpah.pintu kamar baek aku buka dan saat itu aku  melihat baek sudah tertidur.ahh kasihan sekali sahabatku ini. Aku membersihkan lukanya dengan hati hati agar tidak membangunkannya.
“ahh,baek kenapa kau seperti ini.kenapa bisa kau dipukuli.”gumamku sambil membersihkan luka yang ada di kaki dan wajahnya.untung saja aku masih punya plester untuk menutupi luka yang ada di pipi baek. Saat itu aku menatap wajah baek cukup lama.memperhatikannya dengan detail wajah manis namja itu,sepertinya sekarang dia sudah dewasa. Dasar bacon dari dulu kau tidak berubah.berkelahi terus. Haaaahh sepertinya dia tertidur sangat pulas,aku berniat untuk pergi kekamar hyorin eonni tapi baek tiba tiba memegang tanganku.ko bisa?berarti dia tidak tidur.aissh
“baekki,kau tidak tidur?”
“temani aku.”katanya
“Mwo?” aku kaget saat dia berkata seperti itu
“jebal,temani aku malam ini saja.disampingku jae.”pintanya dengan suara yang lembut.
“ baek..,hmm baiklah.” Aku menuruti kemauannya untuk menemaninya.aku mengambil kursi dan duduk disampingnya.dia tetap memegang tanganku.tangannya halus beda seperti tangan namja yang lain.aku sangat menyukai tangannya bahkan tanganku saja kalah cantiknya dengan dia.
Lama kelamaan aku ngantuk juga.hmm aku tidur dengan kepala berada disamping badan baek.huufft nyamannya..

Byun baekhyun:
Jae kau memang sahabatku,kau sahabat terbaikku.entah mengapa aku sangat nyaman berada disampingmu. Kau adalah yeoja terhebat didunia ini,andai aku bisa jadi pacarmu mungkin hidup ini terasa sangat sempurna.ahhh aku mulai mengkhayal lagi.sadar baek dia sudah menanggapmu seperti saudara.ahh sudah lupakan.
“kau cantik jae,.”gumamku sambil menatap wajahnya. Aku sangat suka memperhatikan matanya yang besar itu.ahh sangat cantik yeoja ini.saat aku memperhatikan bibirnya entah mengapa jantungku berdebar begitu cepat. Bibirnya yang merah jambu dan tipis itu ingin sekali aku menciumnya.ahh kau sudah gila baek apa kau mau di hajar olehnya jika kau berani menciumnya.tapi semakin dalam aku melihatnya semakin ingin aku menciumnya. Dengan perlahan aku mendekati wajahnya dan........cup....
Aku menciumnya.aku tidak berfikir resiko yang akan terjadi kalau dia bangun dan mengetahui aku sedang menciumnya.

ToBeContinue.....